Naruhina Fanfiction By Hime

Naruhina Fanfiction By Hime Fp Ini berisi tentang Naruto/NaruHina/All Pair,mohon kerjasama nya untuk meramaikan Fp Ini.no Bully,

Arigatou, karena sudah menyukai FansPage ini :) yosh Hajimemash*te

々Folding Memories々Naruto©Masashi KishimotoAuthor: Novita-HimePair: Gaahina/Naruino/SasusakuRate: T+Genre:Hurt/Comfort,An...
19/05/2016

々Folding Memories々

Naruto©Masashi Kishimoto
Author: Novita-Hime
Pair: Gaahina/Naruino/Sasusaku
Rate: T+
Genre:Hurt/Comfort,Angst/Tragedy,Familly,friendship,drama,parenthood. AU,ER,Darkfic ,(kbanyakan:v)
Warning:Typo, OOC ,gaje,bahasa tidak baku,singkat,abal-abal,
Dont Like dont read!

"TERBANG!"seruku.kedua kakiku tidak lagi bisa menahan beban tubuhku sendiri,sehingga aku terduduk,dan kedua lututku mencium permukaan atap.
Sebelumnya,perkenalkan.Namaku Hinata Hyuuga,Aku kelas 11 di sekolahan ternama dikonohagakure,yaitu Konoha High School.__________________________
Dia..lelaki yang kucintai..Dia datang ke dalam kehidupanku tanpa peringatan apa-apa,lalu ia pun pergi tanpa peringatan apapun.
________________________
KHS 15:30
-Hinata P.o.v-
Aku berjalan menyusuri koridor sekolah dengan pikiran yang kosong,
Tiba-tiba
Brruukkk....
Oh astaga,tanpa kusadari aku menabrak seseorang..
-Normal P.o.v-
''umm go-gomenasai'' Hinata pun meminta maaf kepada orang yang barusan tadi ia tabrak,tanpa melihat siapa yang ia tabrak.
"daijoubu" jawab lelaki yang ditabrak olehnya
'suara itu' Hinata membatin
Seketika Hinata pun melihat siapa yang ia tabrak barusan
"Na-naruto-kun!!"Hinata terkejut setelah melihat siapa yang ia tabrak
-ya dia adalah Naruto,Uzumaki Naruto-
"ya,ini aku,kenapa kau seperti habis melihat hantu saja" racau Naruto sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
"HM Ngomong-ngomong kau dari mana Hinata,ini sudah sore,tapi kau masih berada disekolah,itukan ti....."
Belum sempat Naruto menyelesaikan perkataannya,Hinata sudah berjalan meninggalkannya.
"eh?kenapa dia?huh entahlah"ujar Naruto tak peduli.
________________________
Diperjalanan p**ang Hinata masih
teringat kejadian tadi dikoridor.
'Hinata!!lupakan laki-laki itu!!kau pasti bisa!!' Hinata merutuki dirinya sendiri,karna slalu terbayang sosok lelaki itu yang tak lain dan tak bukan ialah Naruto, mantan Kekasih Hinata.
Mantan?eh?sejak kapan mereka berpacaran? Dan mengapa Hinata sangat ingin melupakan Naruto?.
Flasback On-
-Hyuuga Mansion-
Cahaya matahari menembus jendela kamar Hinata.sinarnya menyilaukan matanya.meski kenyataannya Hinata tengah memejamkan mata,tetapi tak dapat dipungkiri,Hinata merasa tersilaukan matahari pagi di Konoha.
"Hummpp!!" Hinata bangun dan merenggangkan otot-ototnya.
Setelah merasa kesadarannya kembali sepenuhnya,Hinata berjalan hendak mandi,namun Hinata tidak langsung ke kamar mandi,melainkan berjalan ke arah laptopnya berada,Hinata melihat Layar Laptopnya yang menunjukkan kotak masuk surelnya.Ada Email.
「Naruto.uzumaki(at)###(dot)com」
"Naruto-kun??" Hinatapun bertanya-tanya dan mulai membuka email yang berisi
> Ohayou Hinata!
Ada suatu Hal yang ingin Kusampaikan.sebelumnya aku mau meminta maaf padamu.maaf Hinata!
Sepertinya Hubungan Kita cukup sampai disini! maaf!ada hal lain yang tak bisa kujelaskan padamu!dan satu hal lagi,saat ini aku hanya ingin sendiri!
Naruto
Hinata tersentak membaca isi Email dari kekasihnya itu -tepatnya mantan, xDplaaks-
'kenapa?apa salahku?apa maksud semua ini?apa Naruto-kun punya kekasih baru?ah tidak!itu tidak mungkin,dia bilang ingin sendiri.' beberapa pertanyaan muncul dipikiran Hinata. ¤Bukankah Kita Masih punya Harapan?¤________________________
-Seminggu setelah pasca putusnya Naruto dan Hinata-
At 08.30am Taman Kota Konoha
Hinata berjalan menyusuri taman.Ia berniat untuk merfresh pikirannya yang akhir-akhir ini sibuk memikirkan Naruto.
"Oy Hinata!" Terlihat tak jauh di depan mata Hinata,seorang gadis berambut soft pink yang tengah duduk di bangku taman,melambaikan tangan dan memanggil nama Hinata.
"Ah hai Sakura-chan!"Hinata pun ikut melambaikan tangan dan menghampiri perempuan bernama Sakura itu -Ya dia adalah Sakura Haruno,kekasih Pria tercool seantero sekolah,yaitu Uchiha Sasuke-
"Ne Sedang apa Sakura-chan disini?"lanjut Hinata yang sekarang sudah duduk disamping Sakura "Ah aku hanya Refreshing saja,kau
sendiri,Hinata?"Sakura bertanya balik
"Aku juga sama seperti Sakura-chan merefreshingkan pikiraku" Hinata tersenyum manis
"kau tidak bersama Sasuke-kun ?"tanya Hinata membuat p**i Sakura semerah kepiting rebus
"e-eto,Sasuke-kun dia sedang sibuk,umphh ngomong-ngomong kau dan Naruto sudah.."
Sakura tidak melanjutkan ucannya karena ia tidak ingin membuat sahabatnya itu sedih.lagi.
"Ya Sakura-Chan aku sudah tidak
bersamanya"Hinata berusaha tegar
"....."diam.tak ada jawaban dari sakura
"eh?Sakura-chan?"Panggil Hinata
"...." tetap tak ada jawaban
"Sakura-chan!!!"Hinata sedikit berteriak
"ah ya,ya Hinata.hehe gomen"sakura menunjukan cengiran lebarnya
"Kau melihat apa Sakura-chan?"tanya Hinata
heran.
"tidak ada,hinata"sakura tersenyum Kikkuk
"Kau bohong Sakura-chan"Hinata melihat ke arah objek yang sedari tadi Sakura perhatikan.
"i-itu..." Hinata melihat seseorang yang sudah tidak asing baginya.
Hinata nyaris tak percaya melihatnya.Ia melihat Naruto tengah menggandeng Seorang gadis berambut panjang bermata blue aqumarine
"ii-iitu..ino dan Naruto-kun!!"
"Hinata.." Sakura menatap sedih Hinata
"bukankah Naruto-kun bilang ingin sendiri?apa maksudnya ini?kenapa sekarang..." Hinata tak sanggup melanjutkan ucapannya.air matanya tumpah membasahi wajahnya yang putih manis itu
"Sakura-chan hkk"
"Ya Hinata aku tahu perasaanmu"Sakura memeluk sahabatnya itu
-Flashback off-
Semenjak kejadian itu Hinata tidak mau lagi mengenal lelaki bernama Naruto itu.
¤Sulit Sekali Menutupi Kekecewaan Agar Tidak Terlihat¤
―Hinata P.O.V―
Aku sudah tidak sabar untuk p**ang dari sekolah,aku igin bertemu dengan Kaachan,ya
semenjak aku tidak bersama Naruto-kun lagi,aku lebih menutup diri dengan yang lain dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan Kaachan.
Sesampainya didepan rumah aku membuka gagang pintu masuk dan langsung berhamburan kedalam rumah.Disitu Kaachan berdiri membelakangiku
"Tadaima Kaachan"
Kaachan tidak langsung menyambutku,padahal biasanya kaachan akan menghampiriku dengan senyum ceria pada wajahnya.
Pundaknya naik turun seakan sulit untuk bernafas
"Kaachan?"panggilku sekali lagi
Akhirnya Kaachan menoleh ,satu lengannya terletak di depan dada kirinya,matanya membelalak bukan senyuman yang
kudapat,melainkan tubuh yang terhuyung kemudian tergeletak di depanku
"Kaachaaaannnn!!!!!"
Jeritanku memecahkan suasana rumah,yang membuat Neji Nii-san Datang menghampiriku dengan tergesa-gesa
"adaa apa Hinata-sama?" Neji Nii terlihat panik
"Kaa-kaachan.."Kataku tak kalah paniknya
Semuanya terjadi begitu cepat .Duniaku berputar dengan efek lambat.lalu pandangan mataku menjadi Hitam dan putih.Monokrom.Aku tidak bisa
berpikir.
Neji-Nii segera mengangkat Kaachan dengan cepat.
Aku mengikuti Neji-Nii dan mebawanya kerumah sakit terdekat.aku memegang erat tangan kaachan,tanganya sangat dingin.wajah kaachan seolah berkata,bahwa aku tidak boleh cemas.
Berjalan begitu cepat.Aku tidak tahu ternyata waktu berlalu begitu cepat.saat itu aku menyadari bahwa air mataku terkjatuh entah sejak kapan.
――――――――――――――
Kaachan harus dirawat dirumah sakit,agar selalu dalam pengawasan paramedis.Kaachan mempunyai penyakit gagal jantung
Sungguh penyakit yang tidak spele.
:
¤Sesulit apapun Hidup,pasti ada cara untuk menyelesaikannya¤KHS 14:30pm
Setiap berada disekolah,aku terus menerus memikirkan kondisi Kaachan.Padahal seharusnya
aku memperhatikan pelajaran.
Aku berjalan menuju atap sekolah dengan langkah gontai.
Seperti biasa setiap jam pelajaran terakhir telah berakhir aku selalu melakukan kegiatan ku ini.Yap
aku selalu membuat pesawat kertas,dan menerbangkannya di atap sekolah,namun pesawat kertasku tidak seperti buatannya yang bisa terbang bebas di udara. (A/N pesawat kertas buatan hinata tidak seperti buatan Naruto yang terbang meski tidak ada angin)
Untuk apa aku melakukan hal bodoh seperti itu? Karena dengan begitu aku bisa merasa sedikit lebih tenang.pesawat kertas itu bukan pesawat kertas biasa,tapi dipesawat kertas itu aku selalu menuliskan kenangan-kenangan indah sampai kenangan burukku dan hal hal yang ku inginkan.tapi saat ini aku selalu menulis kenangan buruk di pesawat kertas itu.aku pun mulai menerbangkan pesawat kertas itu
"Kumohon terbanglah"
Aku memejamkan mata.aku berusaha untuk menghirup oksigen.Aku tahu aku akan lebih tenang jika pernafasanku lancar.Pada saat itu,aku bisa merasakan sayup angin menyentuh dan membelai rambutku yang panjang.
Kelopak mataku terbuka...dan aku
melihatnya,,,pesawat kertasku terbang menantang langit,akupun tersenyum melihat itu . -Normal P.O.V-
Tanpa Hinata sadari,seorang laki-laki tengah memperhatikannya dari bawah.
Hinata bersiap untuk kembali ,tapi sebelum Hinata kembali,seorang laki-laki menghampirinya
'eh?siapa dia?aku tidak pernah
melihatnya,mengapa dia bisa berada disini?eh tunggu dulu,dia memakai seragam KHS?' sekelebat pertanyaan muncul dibenak Hinata
"Hai"sapa laki-laki itu sontak Hinata yang tadinya malamun kembali sadar
"eh,ha-hai"Hinata membalas sapaannya
"Kamu s**a pesawat kertas?" tanya laki-laki itu
"ya aku sangat s**a"jawab Hinata
Lalu terdiam sejenak.dan akhirnya laki-laki itu kembali bertanya
"Namamu siapa?"
Sebenarnya Hinata cukup terkejut di ajak berkenalan seperti ini
"Hi-Hinata..."...Kemudian laki laki itu tertawa.
"eh?"Hinata heran
"Hihinata?Namamu lucu"timpal laki laki itu
"Bu-bukan,maksudku Namaku Hinata,tadi aku hanya gugup"ucap Hinata mengoreksi.
"kalau namamu?"Hinata balik bertanya
"Namaku Gaara"laki-laki yang yang diketahui bernama gaara itu menyodorkan tangan pada Hinata,Hinatapun langsung membalasnya.
"bagaimana kau bisa disini?"tanya Hinata Heran.
"ah tidak enak mengobrol dengan posisi seperti ini,bagaimana kalau kita duduk saja ditempat tadi kau menerbangkan pesawat"ajak Gaara
Mereka pun duduk bersebelahan
"Kenapa kau bisa tau aku tadi menerbangkan pesawat kertas?"Hinata kembali bertanya
"ummp karna aku melihatnya"jawab Gaara santai
"apakah kamu anak baru disini?"
"ya begitulah,aku pindah dari Suna keKonoha,karena pekerjaan Tousanku yang dipindahkan ke Konoha"Gaara menjelaskan panjang lebar
"pantas saja aku tidak pernah melihatmu"timpal Hinata.
Hinata memandang langit dengan mata berkaca-kaca
"hey,ngomong-ngomong kenapa kamu disini sendiri?padahal yang lain sudah p**ang"tanya Gaara
"ump,biasanya setiap p**ang sekolah aku biasa kesini bersamanya,hanya untuk menerbangkan pesawat kertas,tapi sekarang,dia tidak bersamaku lagi,dia bersama gadis lain"jawab Hinata panjang lebar.
Gaara mengernyitkan dahinya "siapa dia?"
"dia mantan kekasih ku"

"sepertinya pertanyaanku membuat mu Sedih Hinata,gomenasai"Gaara menyesal karna membuat Hinata mengingat Masa Lalunya.
"ah tidak seperti itu kok"Hinata tersenyum Lembut
'manis'
DEG
'perasaan apa ini,aku merasa nyaman jika melihatnya tersenyum,padahal ini pertama kalinya aku bertemu dia' Gaara membatin
"eh kenapa kau menatapku seperti itu?"Hinata merasa risih ditatap seperti itu
"eeh gomen "Gaara tersadar dari lamanunanya
"sudah sore,sebaiknya kita p**ang"ajak Gaara
"umph baiklah"Hinata mengangguk Mereka pun turun dari atap sekolah.
-Sesampainya di depan gerbang sekolah-"Mau ku antar p**ang?"tawar Gaara
"ah arigatou,tapi aku harus ke Rumah sakit dulu,dan Niisanku akan menjemputku"Hinata menolak dengan lembut
"eh?memangnya siapa yang sakit?" Gaara semakin heran
"Kaachan ku"
"sakit ap.."
"sudah dulu ya Niisan sudah menjemputku.jaa ne" belum sempat Gaara menyelesaikan perkataannya,Hinata sudah pergi begitu saja (A/N Hinata kgk sopan njir,plaakssxD di juuken hinata.lupakan :v)________________________
"hey dobe apa yang kau lakukan?hn" Sasuke menatap malas Naruto dan Ino
"Naruto-kun hmmmmpp apa yang kau lakukan ughh"Racau Ino
"tenang saja Ino aku tidak akan macam-macam"
tangan kanan Naruto menggerayangi dada Ino dari luar tshirt yang Ino pakai,dan tangan Kiri Naruto berusaha membuka Tshirt Ino.
"Hmmmp"racau Ino tidak jelas
"Hn jangan disini Baka!tidak lama lagi Sakura datang!"Tegur sasuke
"memangnya kenapa?biar saja Sakura-chan melihat uhhmpp"Naruto melumat bibir Ino,
"ummmphhh"Ino pun membuka mulutnya dan memberi akses agar Naruto menjelajah lebih dalam.
"umphh kau s**a Ino?"tanya Naruto disela sela ciumanya
"ummphhhh"hanya suara itu yang dapat Ino keluarkan
Saat mereka sedang asik bermain,tok tokterdengar seseorang mengetuk pintu
"Hn,dobe berhentilah,itu pasti Sakura yang datang,kalau kau tidak berhenti akan kubunuh kau"Sasuke mendeathglare Naruto
"tch,baiklah teme"Naruto pun melepaskan ciumannya dengan Ino
Dan Ino pun mulai merapikan Tshirt yang sedikit terbuka dan berantakan akibat ulah Naruto tadi.
"Masuklah Sakura-chan!"Naruto berteriak.
Sakura pun membuka pintu Kediaman Uchiha Itu
(A/N Disini Naruino Dan Sasusaku,berniat untuk mengerjakan tugas yang diberikan Guru mesum itu A.k.a Kakashi Sensei,di kediaman Sasuke,Hinatapun satu kelompok dengan mereka,tapi hinata tidak datang.karna harus menjaga Kaachan nya dirumah sakit,kalaupun Hinata datang dia akan sedih melihat pasangan NaruIno)
"tch,tidak ada yang membukakan pintu untukku"Sakura mengomel tidak jelas didepan pintu
"Hn" seru Sasuke
"Hey Sasuke-kun apa tidak ada kata lain selain 'hn'?"Protes Sakura sambil berjalan menghampiri Sasuke
"tidak ada"jawab sasuke ketus
"menyebalkan sekali"Sakura sudah duduk disebelah Sasuke
"Hey Dobe kau ini jangan pacaran terus!"Sakura mendeathglare Pasangan Naruino yang sedang bermesraan itu
"hehehe baiklah Sakura-chan"Naruto nyengir lebar
"tch dasar kau jidat!seenaknya saja kalau bicara!"timpal Ino
"Dasar kau pig rambut ekor kuda"ejek Sakura
"Jidat lebar!!" mereka berdua sekarang sudah berhadapan dan saling mendeath glare
"hih" Naruto hanya bisa bergidik ngeri
"tch"Sasuke mendecih
"tch"Sakura pun ikut mendecih dan memalingkan wajah dari Ino
"kerjakan tugas baka!jangan berdebat seperti itu !"tiba-tiba Sasuke angkat bicara
"YOSH!!!!"Teriak Naruto. Sasuke hanya mengedikkan bahu.
Merekapun mulai mengerjaakan tugas yang diberikan Oleh Kakashi-Sensei
______________________
-Hinata P.O.V-
Aku melangkah cepat menyusuri taman rumah sakit agar bisa kekamar Kaachan lebih cepat.Menurutku,taman bisa dijadikan jalan pintas.kalau menyusuri lobi rumah sakit,butuh waktu lebih lama,apalagi banyak orang yang berlalu-lalang.
Aku menyeruak masuk kedalam kamar kaachan.nafasku terengah-engah karena berjalan secepat mungkin.Kaachan heran melihatku .
Kaachan menyambutku dengan senyumnya.
-Normal P.O.V-
Hinata duduk di sofa yang terletak didekat meja ruang tv dikamar Kaachannya dirawat (A/N kamar kaachan Hinata dirawat adalah ruang VIP,Terdapat tv,kamar mandi,dan sofa)
"Kaachan?"panggil Hinata
"ya sayang?"
"kaachan sep**ang sekolah seorang laki-laki menghampiriku.."Hinata menggantung ucapannya.
"terus?"timpal kaachan hinata
"Dia baik dan juga ceria,dia anak baru pindahan dari Suna,aku rasa aku mulai menyukai dia,Kaachan,apakah ini wajar? padahal baru sekali
aku bertemu dengannya,belum tentu dia menyukai ku juga" Hinata bercerita panjang lebar dan p**inya dipenuhi rona merah
Kaachan Hinata tersenyum lembut 'Akhirnya dia bisa menemukan pengganti Naruto'batinnya
"Itu wajar saja,karna cinta tidak memandang seberapa banyak kita bertemu denganya.siapa tahu dia menyukaimu juga ne Hinata"Kaachanya menyemangati
"kaachan.."Hinata blushing dan menatap lembut kaachannya
-Hinata P.O.V-
Kaachan begitu ceria dan masih sempat tersenyum walau pun dia sedang sakit,dia tegar dan tabah,itu yang aku s**a dari kaachan,dan lelaki itu mirip sekali dengan kaachan,sangat ceria,dan senyumnya terlihat tulus.
To be Continued
minta kritikan dan sarannya
Tidak menerima FLAME :'V

PenantianDesclaimer: Naruto Adalah Milik MasashiSENSEI,saya hanya meminjam saJa xDAuthor:Novita-Hyuuzumaki xDGenre: Roma...
22/02/2016

Penantian
Desclaimer: Naruto Adalah Milik Masashi
SENSEI,saya hanya meminjam saJa xD
Author:Novita-Hyuuzumaki xD
Genre: Romance,drama
Rate: T Maybi
Pair : NaruHina.typo ooc
Angin Bertiup Sepoy-sepoy,siswa Siwi terlihat Berlalu Lalang memasuki sebuah sekolah yang bernama Konoha High School (KHS). Terlihat seorang gadis, berambut panjang berwarna biru indigo,dan bermata indah seperti bulan,gadis itu berjalan memasuki garbang sekolah dengan tatapan kosong,entah apa yang sedang ia
pikirkan,namun sepertinya hinata sedang memikirkan isi pesan singkat yang semalam dikirim
oleh seorang pemuda yang sangat ia sayangi,ya nama gadis itu Hinata.Hinata Hyuga.

Flashback on:
hinata mengambil hp nya yang berdering,karna ada pesan masuk,kemudian hinata pun membuka isi pesan itu yang ber isi:
from: Naruto-kun
々Hinata,maaf sepertinya kita sampai disini dulu,aku
harus memilih keluargaku,tunggulah aku hinata sampai aku sukses nanti.
-Flashback off

Malam itu semenjak hinata menerima pesan itu,hinata menangis terus menangis,namun apa yang harus hinata lakukan,pemuda itu mengakhiri
hubungan demi keluarganya,diaberusaha
menerima kenyataan itu,dia berjanji dia akan menunggu pemuda itu sampai sukses nanti.
pagi pun datang,hinata harus pergi kesekolah nya,meskipun dengan keadaan yg tidak memungkinkan, hinata memasuki gerbang dengan
tatapan yg kosong. terlihat seorang pemuda dan mempunyai tato segi3
dikedua p**inya,memanggil nama hinata.
"Hinata matte!" teriak pemuda yg bernama kiba itu.
"ah,ha'i kiba-kun" jawab hinata kaget.
"hinata,kau kenapa,nampaknya tidak bersemangat?" tanya kiba sambil menepuk pundak hinata.
"ah,tidak kok kiba-kun,aku sedang tidak enak badan saja"hinata mengelak.
"kalu kau sakit,sebaiknya kau p**ang hinata"suru
kiba khawatir
"tidak,aku masih kuat"bantah hinata,
"tapi..."
omongan kiba terpotong oleh hinata "aku duluan kiba-kun,jaa"hinata prgi begitu saja
meninggalkan kiba.
ˇclassroom
Hinata,memasuki ruang kelas dengan tidak bersemangat,namun dia tidak menyadari ada seorang pria berambut kuning jabrik,bermata blueshappire sedang menatap nya dari belakang,ya pria itu adalah Naruto,
'maafkan aku Hinata-chan'
「Hyuga mansion 20:00」
terlihat hinata,sedang menangis,sambil memeluk
lututnya.ia masih terpukul dengankenyataan ini,tapi ia tdk akan berhenti menunggu sang pujaan hati,sampai tiba waktunya.

tok tok
terdengar suarapintu diketuk,dan masukseorang pria tampan,ya itu neji sepupu hinata.
"Hinata-sama,apa anda baikbaik saja"tanya neji
"daijoubu niisan,aku baru saja ingin tidur"jwb hinata
"baiklah"neji pergi dan menutup pintu.
'gomen niisan,aku ingin sendiri' hinata membatin.
hinata pun menangis,sampai terlelap kebawah alam sadar nya.._______________________
pagi pun tiba,hinata terbangun dengan mata yang..errr agak sedikit bengkak karna semalaman
menangis .
hinata pun pergi ke kamar mandi untuk mandi.
selesai mandi,hinata bergegas pergi ke sekolah nya

hinata memasuki kelas,namun di bangku hinata,sudah ada seorang pria yang menunggu nya,hinata tidak terlalu jelas melihatnya,akhirnya hinata pun mendekat,dan ternyata disana ada
seorang yg sangat ia kenal
"Na Naruto-kun,se-dang a apa kau disini?" tanya hinata gelagapan,sambil memainkan
jari.kebiasaan.
Ya orang itu adalah Naruto Namikaze
"mmhhpp,eh Hinata-chan,aku errr aku.."jawab naruto gelagapan+bingung bagaimana
mengatakanya.
"kenapa Naruto-kun bicaramu seperti itu?"kata Hinata dengan polos nya
Naruto memberanikan diri untuk berterus terang
"hinata-chan,aku cuma ingin memberitahu mu,bahwa aku akan pindah kesunagakure,dan aku ingin kau menungguku,sampai aku kembali nanti"
".." diam tak ada jawaban dari hinata
"hina-chan mengapa kau tidak
menjawabku"tanya Naruto sambil menggaruk kepalanya yg tdk gatal
"ha'i Naru-kun,a-aku akan s-selalu
menunggumu,aku mencintaimu naru-kun.hiks.."jawab hinata,yg tiba tiba menangis dan langsung
memeluk naruto
"aku juga mencintaimu Hina-chan,sudahlah
jangan menangis,aku berjanji akan kembali untukmu"ucap naru sambil membalas pelukan hinata
tidak terasa waktu berjalan begitusaja kejadian itu ternyata ditonton semua murid yg berada di kelas itu
"sosweet,aku ingin seperti itu sai-kun"ucap ino pada sai kekasih nya
sai langsung sweetdrop mendengar ucapan kekasihnyaitu
Jam pelajaran terakhir sudah berakhir,waktunya hinata untuk p**ang
tapi ternyata di depan pintu kelas sudah ada sosok yang menunggu nya
"Naru-kun s-sedang apa?" tanya hinata yg mukanya sudah semerah kepiting rebus
"Aku,menunggumu hina-chan,hehe"ucap naruto
sambil nyengir 5 jari
"aku ingin mengantarmu p**ang" lanjut naruto
"baiklah,Naru-kun" jawab Hinata
sepanjang jalan mereka bercanda tawa,sampai akhir nya sampai di mansion Hyuga
"hina-chan,mungkin hari ini terakhir kali aku mengantarmu p**ang,mulai besok aku akan
pindah,aish*teru hina-chan,jaa"ucap Naruto sambil memeluk hinata dan mencium kening lalu pergi.
Hinata hanya bisa menatap punggung naruto,tanpa berkata apapun,ia terlalu sakit mendengar kata yg Naruto ucapkan
'Naru-kun kembalilah untukku' Hinata berkata dalam hati.
Hinata pun masuk ke dalam mansionnya,dalam keadaan lesu,namun disisi lain ia sangat bahagia bisa p**ang di antar Naruto.
tiba tiba Hanabi memanggil Hinata
"hinata nee,kenapa nee-chan terlihat begitu lesu?" tanya hanabi khawatir
"ah hanabi,neechan tidak apa apa kok"hinata tersenyum manis
"baiklah,neechan" jawab hanabi, sebenarnya hanabi tidak percaya
ˇHanabi P.O.V
neechan,aku curiga dengan tingkah neechan,sebaiknya aku selidiki
ˇHanabi P.O.V End
____________
Sebulan Kemudian Hanabipun Terus menyelidiki apa yang
terjadi pada hinata.sampai akhirnya.......
"naru Hiks..kembalilah naru"kata Hinata Sambil Menangis
Sesenggukan.tapi Tak Diketahui,ternyata Hanabi
Sedang Menguping.dan Hanabi Pun sekarang tahu apa penyebab hina menjadi murung.'ya penyebab
nya adalah naruto niisan'kata Hanabi dalam hati.
skipTime #
Hanabi Mengirim Pesan Pada Naruto

_Sunagakure,tempat Tinggal Baru Naru_
Naru Mengambil Hp Nya Yg Tiba tiba Berdering Karna Ada Pesan Baru,dan Langsung Membuka Isi Pesan Itu
>from:hanabi Naruto Niisan,aku Tidak Tahu Niisan Ada Dimana,tapi Kumohon cepatlah Kembali,Hinata Nee sebulan ini tampak terlihat murung,dan setiap malam menangis Menyebut Nama Naruto nii<
Naruto Awalnya Tidak
Percaya,tapi Dia Yakin hanabi tidak akan berbohong.sampai akhirnya naruto memutuskan untuk kembali ke konoha,namun tidaksemudah
itu.
kushina tidak mengizinkannya.
"kaa-san aku ingin kembali ke konoha"ucap Naruto pada kushina
"tapi,kau tidak bisa seenaknya meninggalkan pekerjaanmu disini!"jawab kushi emosi
"aku tidak mau disini,aku tidak ingin meninggalkan konoha&hina-chan lagi"kata naru tegas
"dasar kau..."ucapan kushina terpotong
"sudah hentikan,ada apa ini?"ucap minato yang tiba-tiba muncul.
"aku ingin kembali kekonoha tou-san,tapi kaasan tidak mengizin kan ku"ucap Naruto santai
"sudahlah kushi-chan,dia sudah besar,berhak menentukan jalan hidupnya sendiri&biarkansaja
dia mengurus perusahaan di konoha"minato meyakinkan pada kushina
"baiklah"ucap kushina singkat&langsung meninggalkan 2pria tampan itu.
"arigatou tousan"kata naruto bersemangat
"douita Naruto"jawab minato langsung pergi dan meninggalkan Naruto yang sedang bersorak
gembira
"dasar anak aneh"ucap minato lirih dan tersenyum kecut
pukul 20.30-sunagakure-
Naruto sedang bersiap merapikan barang barang nya untuk dibawa ke konoha.
dddrrrrttt drrrtttttt.
tiba-tiba ponselnya berbunyi
menandakan ada pesan masuk.Naruto pun membuka isi pesan itu.

from: Hanabi
niisan kapan niisan akan p**ang ?
setelah membaca pesan itu naruto langsung mebalas nya dengan ekspresi menyeringai 'hahaha
ternyata hinata sangat merindukanku.sampai sampai hanabi mengirim pesan padaku.sebaiknya aku balas pesan ini' batin naruto bersemangat

___________________
sementara ditempat hanabi-
"neesan mengapa kondisimu sangat buruk seperti ini"ucap hanabi sambil menangis melihat neesan nya terbaring tak berdaya diranjang rumah sakit.
-ya hinata jatuh sakit semenjak seminggu yang lalu-
tiba-tiba ponselnya berdering tanda ada pesan masuk,dan hanabi langsung membacanya
from: Naruto niisan
ya hanabi-chan.ada apa?aku akan p**ang besok pagi.
setelah membacanya,hanabi langsung membalasnya.
-sunagakure-
drrrttttt drrrtttt.
ponsel naru berbunyi.dan naruto
langsung membaca pesannya.
from:Hanabi
niisan.neesan sakit cukup parah sudah seminggu ini dia dirumah sakit.
naruto terkejut mendengar kabar itu.
'dasar Naruto baka..kenapa aku begitu bersemangat sedangkan hinata chan sedang sakit parah disana.naruto bodoh kau' Naruto merutuki dirinya sendiri sambil mengacak rambut pirangnya
frustasi.
Keesokan harinya.
pukul 06.00
Naruto sudah rapi dan bersiap untuk pergi ke konoha.sebelum pergi ia berpamitan kepada kedua orang tua nya.
"kaachan aku pergi dulu.hiks hiks" kata Naruto sambil terisak dan memeluk ibunya.
"ya naruto.jaga dirimu baik-baik"jawab kushina menahan tangis nya.

sedangkan minato
"hey hey sudahlah ini bukan drama
keluarga.hahaha" kata minato sambil tertawa.
bllllletakkkkkk.tinju kushina pun mendarat di
kepala minato. "dasarr bakaaaaa"Ucap kushina emosi
"ah sakit tau"rengek minato pada kushina
"makanya jangan banyak bicara"jawab kushina
mendeathglear minato..minato hanya sweatdrop.
"hey sudah hentikan kaachan tousan,kalian seperti anak kecil saja-ttebayo"
"gomen naruto.kaachanmu memang sensitive"jawab minato tanpa merasa bersalah.sedangkan kushina sedang mati matian
menahan emosi nya 'awas kau' kushina dalam hati.
"sudah kaachan tousan aku pergi dulu.jaa ne"naruto pun langsung pergi meninggalkan kedua orang tua nya.

Pukul 13.30
naruto pun sampai dirumah sakit konoha -oya sebelum nya hanabi memberitahu alamat rumah
sakit hinata dirawat jadi naruto langsung kesana- Naruto pun langsung keluar dari mobilnya.dan
langsung menuju kamar hinata dirawat.
Kamar melati no.231
'mana naruto niisan.kok belum sampai ya' hanabi bertanya tanya dalam hati.

tiba tiba.

tok tok
suara pintu diketuk
"masuklah"ucap hanabi
ternyata orang itu naruto.
"hanabi dimana hinata chan"ucap naruto tak sabar
"itu dia hinata niisan"jawab hanabi sambil menunjuk dimana hinata berbaring.
"hinata.." Naruto mencoba menahan isakannya melihat keadaan hinata.
"hinata sakit apa hanabi?" tanya naruto pada hanabi
"neesan divonis menderita penyakit...."
hanabi Memotong ucapannya
"cepatlah Hanabi,hinata sakit apa?" tanya naruto kesal&frustasi
"hinata nee divonis sakit.."lagi-lagi hanabi memotong ucapannya.
"hanabi.."Narutopun memberikan deatglare pada hanabi
"huh,hinata nee divonis sakit rindu tingkat akut karna merindukan niisan stiap saat"hanabi pun
langsung lari dan menjulurkan lidahnya pada naruto.
"..."Naruto hanya bisa sweatdrop mendengar nya.
ˇDitempat hinata berbaring
Hinata perlahan membuka matanya,terlihat disana ada sosok yang sangat ia kenal,meski terlihat
samar tapi hinata sangat mengenalnya.
'Naru-to-kun,apa ini mimpi?' hinata berkata sendiri.
tiba-tiba naruto menghampirinya
"tidak,ini bukan mimpi"ternyata perkataan hinata tadi masih bisa terdengar oleh naruto
"naru-kun kenapa kau disini?"tanya hinata
naruto yang ditanya seperti itupun langsung mengerucutkan bibirnya "kenapa,aku kan ingin bertemu denganmu,aku merindukanmu hinata-chan"ucap naruto seraya
mengecup kening Hinata
Hinata yang mendengar dan mendapat perlakuan seperti itupun langsung blushing."Nar-to-kun"
hanya itu yang dapat hinata katakan saat ini.
"hinata-chan,aku memutuskan untuk kembali ke konoha itu karnamu,aku tidak bisa jauh
darimu"ucap naruto sambil tersenyum lembut
"naruto-kun,kenapa kau.."ucapan hinata tiba tiba terpotong oleh naruto yang tiba-tiba jari tekunjuknya dibibir hinata
"ssttt,sudah jangan banyak bicara,hihi,aku ingin kita bersama lagi,dan aku berencana untuk
melamarmu Hinata-hime"
hinata yang mendengar itupun langsung menangis terharu dan memeluk naruto"naruto-kun...hiks..hiks"
"hime jangan menangis,apa aku melukai mu?" tanya naruto sambil mengusap-usap rambut hinata.
"k-kau ti-tidak melukai ku,aku..hiks.me-nangis karna bahagia naruto-kun"ucaphinata terisak .
"hime.aku janji akan melamarmu.dan aku juga akan segera memberitahukan pada orangtua ku"

々Tbc :D ˇ

Aku Mencintaimu Suamiku.Author: Novita'hyuuzumakiDis→ Masashi.kGenre: drama.puitis.Pair: Naruto.U/Hinata.HGaje abal abal...
21/01/2016

Aku Mencintaimu Suamiku.
Author: Novita'hyuuzumaki
Dis→ Masashi.k
Genre: drama.puitis.
Pair: Naruto.U/Hinata.H
Gaje abal abal typo ooc singkat dll
*** Cinta
Ya sebuah cinta itu butuh kesabaran… sampai
manakah kita harus bersabar menanti cinta kita???
Perkenalkan nama ku Hinata Hyuuga aku
menjalani hubungan dgn seorang pria bernama
Naruto Uzumaki .. aku dengannya berkomitmen
untuk menjaga cinta kita.. Aku merasa menjadi
perempuan yg paling bahagia dan beruntung
karna bisa bersamanya_
________________________
Pernikahan yang sederhana namun meriah…..
Naruto-kun adalah seorang pria yang sangat
romantis pada saat itu.
Aku bersyukur karna aku bisa bersama
dengannya, dia adalah pria yang pintar, tampan &
mapan p**a. Sebelum kami menikah pun Naruto-
kun adalah seorang pria yang sukses.
_______________________
Kami berencana berbulan madu ke Paris eropa, itu
janjinya ketika kami masih berpacaran ..
Dan setelah menikah,…. Kami pun pergi berbulan
madu .aku sangat bahagia bersama dengannya,
dan dia sangat memanjakanku…Matanya yang
seindah samudra itu memancarkan kehangatan
setiap aku menatap matanya..
Orang bilang aku dan Naruto-kun adalah
pasangan yang cocok.
Naruto-kun sangat memanjakanku. Dan aku
bahagia karna telah menikah dengannya.
sudah 5 tahun kami menjadi suami istri, tak terasa
waktu berjalan begitu cepat .
walau kami hanya hidup berdua tapi kami
bahagia.
Walau disisi lain aku sangat sedih karna aku belum
bisa memberikan malaikat kecil'bayi' di tengah
kebahagiaan rumah tangga kami. .
Naruto-kun adalah anak laki laki satu-satunya di
keluarganya,
aku harus berusaha untuk mendapatkan penerus
generasi baginya.
Meski begitu tapi aku bahagia karna pada saat itu
Naruto-kun mendukungku…
dia pun berkata padaku "hime,sudahlah kau
jangan bersedih seperti itu,aku ikut sedih
melihatmu seperti itu.percayalah padaku suatu
saat kita akan diberi keturunan.mungkin saat ini
kami-sam belum mempercayakannya pada kita"
aku bahagia Naruto-kun berkata seperti itu. Aku
tidak bisa menjawab,aku hanya bisa menangis di
bahu Naruto-kun
Mungkin Naruto-kun masih bisa bersabar.tapi
bagaimana dengan keluarganya??
keluarganya mulai resah.
Memang ibu &adiknya tidak menyukaiku.sejak
awal kami berpacaran.
Aku slalu diperlakukan dengan tidak
menyenangkan oleh mereka,tapi aku berusaha
menutupi hal itu dari Naruto-kun…
Mereka memperlakukanku dgn baik jika di depan
Naruto-kun saja,namun dibelakang Naruto-kun,
aku dihina dan dicaci maki oleh mereka…hatiku
sakit tapi aku berusaha agar tetap tegar.dan aku
berusaha untuk tidak berkata apa-apa pada
Naruto-kun.
ketika satu tahun usia pernikahan kami, Naruto-
kun mengalami kecelakaan, mobilnya habis
terbakar.tapi kami-sama masih menyelamatkanny
a.aku sangat bersyukur.
Naruto-kun dirawat dirumah sakit,
saat dia belum sadarkan diri. Aku yang selalu menemaninya siang & malam .
Aku sibuk bolak-balik dari rumah sakit dan dari rumah sampai aku lupa untuk melakukan aktivitas sosial ku,
Aku sibuk mengurus Naruto-kun yg sakit karena kecelakaan. Namun ketika aku kembali ke rumah sakit setelah dari rumah,dari jendela aku melihat
ada ibu, adik-adiknya dan teman-teman Naruto-kun, dan pada saat itu juga..
aku melihat seorang wanita yang terlihat sangat akrab dengan ibu mertuaku.
Mereka tertawa menghibur Naruto-kun. ternyata sebelum aku kembali,Naruto-kun sudah sadar, aku menangis ketika melihat Naruto-kun sudah sadar, namun dihadapannya aku tak boleh terlihat sedih.
Kubuka pintu yang tertutup rapat itu..
Aku terdiam sejenak di depan pintu dan mereka semua melihat
ke arahku. Naruto-kun menatapku penuh manja,
mungkin Naruto-kun rindu padaku. karena sudah
5 hari mata nya selalu tertutup.
Tangannya melambai ke arahku, mengisyaratkan aku untuk memegang erat tangannya . aku
langsung menghampirinya,dan kucium lembut tangannya, ia pun tersenyum lembut pdaku,terlihatlah matanya yg seindah samudra yg telah lama aku rindukan. Aku pun membalas senyumnya dan menatap matanya .
Tiba-tiba.. Ibu nya berbicara padaku "Hinata,
kenalkan dia Sakura teman Naruto”.
Saat aku mendengar namanya, Aku teringat cerita dari Naruto-kun bahwa tmannya itu pernah mencintainya, perempuan bernama Sakura dia sangat akrab dengan keluarga Naruto-kun.. Aku berjabat tangan dengannya.
Aku tak banyak bicara saat itu,karna Aku tak mengerti apa yg mereka bicarakan.
Aku malah sibuk membersihkan & mengobati luka-luka di kepala Naruto-kun, belum lama aku
membersihkan wajahnya,tapi tiba-tiba adik ipar ku
bernama Karin mengajakku keluar, ia minta ditemani ke kantin.Naruto-kun pun
mengijinkannya.
dan aku pun pergi menemaninya. Namun ketika
samapai di luar Karin berkata padaku , ”lebih baik
kau p**ang sajalah,lagip**a ada kami yg menjaga
Niisan disini. Kau istirahat saja. ” tapi anehnya, aku
tak boleh berpamitan pada Naruto-kun dengan
alasan Naruto-kun harus banyak beristirahat dan
karena psikologisnya masih labil.
Aku sempat protes pada Karin,aku bingung
mengapa?? Mengapa aku tidak boleh berpamitan
pada Naruto-kun.aku trus memprotes Karin
sampai ibu mertuaku datang menghampiriku dan
ia juga mengatakan hal yang sama sperti Karin.
Nantinya dia akan memberi alasan pada suamiku mengapa aku p**ang tak berpamitan padanya, toh
suamiku selalu menurut apa kata ibunya, baik
ibunya Salah ataupun Tidak, suamiku tetap saja
membenarkannya.Akhirnya aku pun pergi meninggalkan rumah sakit itu dengan linangan air
mata.
________________________
Sejak saat itu,aku tak pernah diperbolehkan untuk
menjenguk Naruto-kun .
Sepanjang malam aku selalu menangis
'Kami-sama kuatkan aku' itulah kata yang selalu
aku ucapkan jika aku rindu pada Naruto-kun.
Aku tidak boleh menjenguk Naruto-kun sampai
akhirnya ia p**ang.
Aku sedih mengapa mereka sangat membenciku..
Entah mengapa hari ini.. aku menangis tanpa sebab, ada yang mengganjal di benakku. aku merasa takut,aku sangat takut kehilangan Naruto-kun, aku sangat takut
cintanya dibagi pada prempuan lain..
_______________________
Pagi ini, sangat cerah, aku pun segera membersihkan pekarangan
rumah kami, tiba-tiba Naruto-kun memanggil ku ke taman belakang,
Naruto-kun baru saja selesai sarapan, ia Menggenggam tanganku dan mengajakku untuk
duduk di ayunan favorit kami sambil melihat ikan-ikan yang bertaburan di kolam air
mancur yg kami buat bersama.
Hening..,
Tak ada suara..
Sampai akhirnya aku memberanikan diri untuk
memulai percakapan
”umm e-eto Ada apa Naruto-kun
memanggilku?”tanya ku malu malu,entah kenapa aku selalu gugup jika berbicara dengan Naruto-kun,walau sudah bertahun tahun kami menikah.
”Besok aku akan menjenguk
keluargaku di Suna” jawab Naruto-kun
, ”baiklah sayang.. aku tahu, aku sudah mengemasi barang-barang Naruto-kun di travel bag dan
Naruto-kun sudah memeegang tiket bukan?”
"Ya tapi aku tak akan lama disana, cuma 3 minggu aku disana, aku juga sudah lama tidak bertemu dengan keluarga besarku sejak kita menikah dan aku akan p**ang dengan mama ku”, jawabnya tegas.
"Mengapa baru sekarang bicara, aku pikir hanya seminggu saja Naruto-kun disana?", tanya ku balik
kepadanya penuh dengan rasa penasaran dan sedikit rasa kecewa karena baru hari ini Naruto-kun
memberitahukan rencana kep**anggannya itu,
padahal aku telah bersusah payah mencarikan tiket pesawat untuknya.
”Mama minta aku yang menemaninya saat p**ang
nanti”, jawabnya tegas.
”Sekarang aku ingin seharian denganmu Hime karena nanti kita 3 minggu tidak bertemu, ya kan?”, lanjut nya lagi sambil memelukku dan mencium keningku. Hatiku sedih dengan keputusannya, tapi tak boleh aku tunjukkan pada nya.
Bahagianya aku dimanja dengan suami yang penuh dengan rasa sayang & cintanya walau terkadang ia bersikap kurang adil terhadapku.
Aku hanya bisa tersenyum saja, padahal aku ingin bersama dengan Naruto-kun, tapi karena keluarganya tidak
menyukaiku hanya karena mereka cemburu padaku karena Naruto-kun sangat sayang padaku.
Kemudian aku memutuskan agar ia saja yg pergi dan kami juga harus berhemat dalam pengeluaran
anggaran rumah tangga kami.
Karena ini acara sakral bagi keluarganya, jadi seluruh keluarganya harus komplit. Walaupun begitu, aku pun tetap tak akan diperdulikan oleh keluarganya harus datang ataupun tidak. Tidak hadir justru membuat mereka sangat senang dan aku pun tak mau membuat riuh keluarga ini.
Malam sebelum kepergiannya, aku menangis sambil membereskan keperluan yang akan dibawanya ke Suna, Naruto-kun menatapku,aku bisa melihat mata nya yang indah itu,kemudian Naruto-kun menghapus airmata yang jatuh dip**iku, lalu aku peluk erat dirinya. Hati ini bergumam tak merelakan Naruto-un pergi,hatiku seakan tahu akan terjadi sesuatu, tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Aku hanya
bisa menangis karena akan ditinggal pergi olehnya.
Aku tidak pernah ditinggal pergi selama ini, karena
kami selalu bersama-sama kemana pun Naruto-kun pergi.
Apa mungkin aku sedih karena aku sendirian dan tidak memiliki teman, karena biasanya hanya pembantu sajalah teman mengobrolku.
Hati ini sedih akan di tinggal pergi olehnya.
Sampai keesokan harinya, aku terus menangis..
menangisi kepergiannya. Aku tak tahu mengapa sesedih ini, perasaanku tak enak, tapi aku tak boleh berburuk sangka. Aku harus percaya pada Naruto-kun. Naruto-kun pasti akan selalu menelponku.
To be continue

Address

Jepang
Cianjur Regency

Telephone

+6281289840284

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Naruhina Fanfiction By Hime posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share