19/05/2016
々Folding Memories々
Naruto©Masashi Kishimoto
Author: Novita-Hime
Pair: Gaahina/Naruino/Sasusaku
Rate: T+
Genre:Hurt/Comfort,Angst/Tragedy,Familly,friendship,drama,parenthood. AU,ER,Darkfic ,(kbanyakan:v)
Warning:Typo, OOC ,gaje,bahasa tidak baku,singkat,abal-abal,
Dont Like dont read!
"TERBANG!"seruku.kedua kakiku tidak lagi bisa menahan beban tubuhku sendiri,sehingga aku terduduk,dan kedua lututku mencium permukaan atap.
Sebelumnya,perkenalkan.Namaku Hinata Hyuuga,Aku kelas 11 di sekolahan ternama dikonohagakure,yaitu Konoha High School.__________________________
Dia..lelaki yang kucintai..Dia datang ke dalam kehidupanku tanpa peringatan apa-apa,lalu ia pun pergi tanpa peringatan apapun.
________________________
KHS 15:30
-Hinata P.o.v-
Aku berjalan menyusuri koridor sekolah dengan pikiran yang kosong,
Tiba-tiba
Brruukkk....
Oh astaga,tanpa kusadari aku menabrak seseorang..
-Normal P.o.v-
''umm go-gomenasai'' Hinata pun meminta maaf kepada orang yang barusan tadi ia tabrak,tanpa melihat siapa yang ia tabrak.
"daijoubu" jawab lelaki yang ditabrak olehnya
'suara itu' Hinata membatin
Seketika Hinata pun melihat siapa yang ia tabrak barusan
"Na-naruto-kun!!"Hinata terkejut setelah melihat siapa yang ia tabrak
-ya dia adalah Naruto,Uzumaki Naruto-
"ya,ini aku,kenapa kau seperti habis melihat hantu saja" racau Naruto sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
"HM Ngomong-ngomong kau dari mana Hinata,ini sudah sore,tapi kau masih berada disekolah,itukan ti....."
Belum sempat Naruto menyelesaikan perkataannya,Hinata sudah berjalan meninggalkannya.
"eh?kenapa dia?huh entahlah"ujar Naruto tak peduli.
________________________
Diperjalanan p**ang Hinata masih
teringat kejadian tadi dikoridor.
'Hinata!!lupakan laki-laki itu!!kau pasti bisa!!' Hinata merutuki dirinya sendiri,karna slalu terbayang sosok lelaki itu yang tak lain dan tak bukan ialah Naruto, mantan Kekasih Hinata.
Mantan?eh?sejak kapan mereka berpacaran? Dan mengapa Hinata sangat ingin melupakan Naruto?.
Flasback On-
-Hyuuga Mansion-
Cahaya matahari menembus jendela kamar Hinata.sinarnya menyilaukan matanya.meski kenyataannya Hinata tengah memejamkan mata,tetapi tak dapat dipungkiri,Hinata merasa tersilaukan matahari pagi di Konoha.
"Hummpp!!" Hinata bangun dan merenggangkan otot-ototnya.
Setelah merasa kesadarannya kembali sepenuhnya,Hinata berjalan hendak mandi,namun Hinata tidak langsung ke kamar mandi,melainkan berjalan ke arah laptopnya berada,Hinata melihat Layar Laptopnya yang menunjukkan kotak masuk surelnya.Ada Email.
「Naruto.uzumaki(at)###(dot)com」
"Naruto-kun??" Hinatapun bertanya-tanya dan mulai membuka email yang berisi
> Ohayou Hinata!
Ada suatu Hal yang ingin Kusampaikan.sebelumnya aku mau meminta maaf padamu.maaf Hinata!
Sepertinya Hubungan Kita cukup sampai disini! maaf!ada hal lain yang tak bisa kujelaskan padamu!dan satu hal lagi,saat ini aku hanya ingin sendiri!
Naruto
Hinata tersentak membaca isi Email dari kekasihnya itu -tepatnya mantan, xDplaaks-
'kenapa?apa salahku?apa maksud semua ini?apa Naruto-kun punya kekasih baru?ah tidak!itu tidak mungkin,dia bilang ingin sendiri.' beberapa pertanyaan muncul dipikiran Hinata. ¤Bukankah Kita Masih punya Harapan?¤________________________
-Seminggu setelah pasca putusnya Naruto dan Hinata-
At 08.30am Taman Kota Konoha
Hinata berjalan menyusuri taman.Ia berniat untuk merfresh pikirannya yang akhir-akhir ini sibuk memikirkan Naruto.
"Oy Hinata!" Terlihat tak jauh di depan mata Hinata,seorang gadis berambut soft pink yang tengah duduk di bangku taman,melambaikan tangan dan memanggil nama Hinata.
"Ah hai Sakura-chan!"Hinata pun ikut melambaikan tangan dan menghampiri perempuan bernama Sakura itu -Ya dia adalah Sakura Haruno,kekasih Pria tercool seantero sekolah,yaitu Uchiha Sasuke-
"Ne Sedang apa Sakura-chan disini?"lanjut Hinata yang sekarang sudah duduk disamping Sakura "Ah aku hanya Refreshing saja,kau
sendiri,Hinata?"Sakura bertanya balik
"Aku juga sama seperti Sakura-chan merefreshingkan pikiraku" Hinata tersenyum manis
"kau tidak bersama Sasuke-kun ?"tanya Hinata membuat p**i Sakura semerah kepiting rebus
"e-eto,Sasuke-kun dia sedang sibuk,umphh ngomong-ngomong kau dan Naruto sudah.."
Sakura tidak melanjutkan ucannya karena ia tidak ingin membuat sahabatnya itu sedih.lagi.
"Ya Sakura-Chan aku sudah tidak
bersamanya"Hinata berusaha tegar
"....."diam.tak ada jawaban dari sakura
"eh?Sakura-chan?"Panggil Hinata
"...." tetap tak ada jawaban
"Sakura-chan!!!"Hinata sedikit berteriak
"ah ya,ya Hinata.hehe gomen"sakura menunjukan cengiran lebarnya
"Kau melihat apa Sakura-chan?"tanya Hinata
heran.
"tidak ada,hinata"sakura tersenyum Kikkuk
"Kau bohong Sakura-chan"Hinata melihat ke arah objek yang sedari tadi Sakura perhatikan.
"i-itu..." Hinata melihat seseorang yang sudah tidak asing baginya.
Hinata nyaris tak percaya melihatnya.Ia melihat Naruto tengah menggandeng Seorang gadis berambut panjang bermata blue aqumarine
"ii-iitu..ino dan Naruto-kun!!"
"Hinata.." Sakura menatap sedih Hinata
"bukankah Naruto-kun bilang ingin sendiri?apa maksudnya ini?kenapa sekarang..." Hinata tak sanggup melanjutkan ucapannya.air matanya tumpah membasahi wajahnya yang putih manis itu
"Sakura-chan hkk"
"Ya Hinata aku tahu perasaanmu"Sakura memeluk sahabatnya itu
-Flashback off-
Semenjak kejadian itu Hinata tidak mau lagi mengenal lelaki bernama Naruto itu.
¤Sulit Sekali Menutupi Kekecewaan Agar Tidak Terlihat¤
―Hinata P.O.V―
Aku sudah tidak sabar untuk p**ang dari sekolah,aku igin bertemu dengan Kaachan,ya
semenjak aku tidak bersama Naruto-kun lagi,aku lebih menutup diri dengan yang lain dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan Kaachan.
Sesampainya didepan rumah aku membuka gagang pintu masuk dan langsung berhamburan kedalam rumah.Disitu Kaachan berdiri membelakangiku
"Tadaima Kaachan"
Kaachan tidak langsung menyambutku,padahal biasanya kaachan akan menghampiriku dengan senyum ceria pada wajahnya.
Pundaknya naik turun seakan sulit untuk bernafas
"Kaachan?"panggilku sekali lagi
Akhirnya Kaachan menoleh ,satu lengannya terletak di depan dada kirinya,matanya membelalak bukan senyuman yang
kudapat,melainkan tubuh yang terhuyung kemudian tergeletak di depanku
"Kaachaaaannnn!!!!!"
Jeritanku memecahkan suasana rumah,yang membuat Neji Nii-san Datang menghampiriku dengan tergesa-gesa
"adaa apa Hinata-sama?" Neji Nii terlihat panik
"Kaa-kaachan.."Kataku tak kalah paniknya
Semuanya terjadi begitu cepat .Duniaku berputar dengan efek lambat.lalu pandangan mataku menjadi Hitam dan putih.Monokrom.Aku tidak bisa
berpikir.
Neji-Nii segera mengangkat Kaachan dengan cepat.
Aku mengikuti Neji-Nii dan mebawanya kerumah sakit terdekat.aku memegang erat tangan kaachan,tanganya sangat dingin.wajah kaachan seolah berkata,bahwa aku tidak boleh cemas.
Berjalan begitu cepat.Aku tidak tahu ternyata waktu berlalu begitu cepat.saat itu aku menyadari bahwa air mataku terkjatuh entah sejak kapan.
――――――――――――――
Kaachan harus dirawat dirumah sakit,agar selalu dalam pengawasan paramedis.Kaachan mempunyai penyakit gagal jantung
Sungguh penyakit yang tidak spele.
:
¤Sesulit apapun Hidup,pasti ada cara untuk menyelesaikannya¤KHS 14:30pm
Setiap berada disekolah,aku terus menerus memikirkan kondisi Kaachan.Padahal seharusnya
aku memperhatikan pelajaran.
Aku berjalan menuju atap sekolah dengan langkah gontai.
Seperti biasa setiap jam pelajaran terakhir telah berakhir aku selalu melakukan kegiatan ku ini.Yap
aku selalu membuat pesawat kertas,dan menerbangkannya di atap sekolah,namun pesawat kertasku tidak seperti buatannya yang bisa terbang bebas di udara. (A/N pesawat kertas buatan hinata tidak seperti buatan Naruto yang terbang meski tidak ada angin)
Untuk apa aku melakukan hal bodoh seperti itu? Karena dengan begitu aku bisa merasa sedikit lebih tenang.pesawat kertas itu bukan pesawat kertas biasa,tapi dipesawat kertas itu aku selalu menuliskan kenangan-kenangan indah sampai kenangan burukku dan hal hal yang ku inginkan.tapi saat ini aku selalu menulis kenangan buruk di pesawat kertas itu.aku pun mulai menerbangkan pesawat kertas itu
"Kumohon terbanglah"
Aku memejamkan mata.aku berusaha untuk menghirup oksigen.Aku tahu aku akan lebih tenang jika pernafasanku lancar.Pada saat itu,aku bisa merasakan sayup angin menyentuh dan membelai rambutku yang panjang.
Kelopak mataku terbuka...dan aku
melihatnya,,,pesawat kertasku terbang menantang langit,akupun tersenyum melihat itu . -Normal P.O.V-
Tanpa Hinata sadari,seorang laki-laki tengah memperhatikannya dari bawah.
Hinata bersiap untuk kembali ,tapi sebelum Hinata kembali,seorang laki-laki menghampirinya
'eh?siapa dia?aku tidak pernah
melihatnya,mengapa dia bisa berada disini?eh tunggu dulu,dia memakai seragam KHS?' sekelebat pertanyaan muncul dibenak Hinata
"Hai"sapa laki-laki itu sontak Hinata yang tadinya malamun kembali sadar
"eh,ha-hai"Hinata membalas sapaannya
"Kamu s**a pesawat kertas?" tanya laki-laki itu
"ya aku sangat s**a"jawab Hinata
Lalu terdiam sejenak.dan akhirnya laki-laki itu kembali bertanya
"Namamu siapa?"
Sebenarnya Hinata cukup terkejut di ajak berkenalan seperti ini
"Hi-Hinata..."...Kemudian laki laki itu tertawa.
"eh?"Hinata heran
"Hihinata?Namamu lucu"timpal laki laki itu
"Bu-bukan,maksudku Namaku Hinata,tadi aku hanya gugup"ucap Hinata mengoreksi.
"kalau namamu?"Hinata balik bertanya
"Namaku Gaara"laki-laki yang yang diketahui bernama gaara itu menyodorkan tangan pada Hinata,Hinatapun langsung membalasnya.
"bagaimana kau bisa disini?"tanya Hinata Heran.
"ah tidak enak mengobrol dengan posisi seperti ini,bagaimana kalau kita duduk saja ditempat tadi kau menerbangkan pesawat"ajak Gaara
Mereka pun duduk bersebelahan
"Kenapa kau bisa tau aku tadi menerbangkan pesawat kertas?"Hinata kembali bertanya
"ummp karna aku melihatnya"jawab Gaara santai
"apakah kamu anak baru disini?"
"ya begitulah,aku pindah dari Suna keKonoha,karena pekerjaan Tousanku yang dipindahkan ke Konoha"Gaara menjelaskan panjang lebar
"pantas saja aku tidak pernah melihatmu"timpal Hinata.
Hinata memandang langit dengan mata berkaca-kaca
"hey,ngomong-ngomong kenapa kamu disini sendiri?padahal yang lain sudah p**ang"tanya Gaara
"ump,biasanya setiap p**ang sekolah aku biasa kesini bersamanya,hanya untuk menerbangkan pesawat kertas,tapi sekarang,dia tidak bersamaku lagi,dia bersama gadis lain"jawab Hinata panjang lebar.
Gaara mengernyitkan dahinya "siapa dia?"
"dia mantan kekasih ku"
"sepertinya pertanyaanku membuat mu Sedih Hinata,gomenasai"Gaara menyesal karna membuat Hinata mengingat Masa Lalunya.
"ah tidak seperti itu kok"Hinata tersenyum Lembut
'manis'
DEG
'perasaan apa ini,aku merasa nyaman jika melihatnya tersenyum,padahal ini pertama kalinya aku bertemu dia' Gaara membatin
"eh kenapa kau menatapku seperti itu?"Hinata merasa risih ditatap seperti itu
"eeh gomen "Gaara tersadar dari lamanunanya
"sudah sore,sebaiknya kita p**ang"ajak Gaara
"umph baiklah"Hinata mengangguk Mereka pun turun dari atap sekolah.
-Sesampainya di depan gerbang sekolah-"Mau ku antar p**ang?"tawar Gaara
"ah arigatou,tapi aku harus ke Rumah sakit dulu,dan Niisanku akan menjemputku"Hinata menolak dengan lembut
"eh?memangnya siapa yang sakit?" Gaara semakin heran
"Kaachan ku"
"sakit ap.."
"sudah dulu ya Niisan sudah menjemputku.jaa ne" belum sempat Gaara menyelesaikan perkataannya,Hinata sudah pergi begitu saja (A/N Hinata kgk sopan njir,plaakssxD di juuken hinata.lupakan :v)________________________
"hey dobe apa yang kau lakukan?hn" Sasuke menatap malas Naruto dan Ino
"Naruto-kun hmmmmpp apa yang kau lakukan ughh"Racau Ino
"tenang saja Ino aku tidak akan macam-macam"
tangan kanan Naruto menggerayangi dada Ino dari luar tshirt yang Ino pakai,dan tangan Kiri Naruto berusaha membuka Tshirt Ino.
"Hmmmp"racau Ino tidak jelas
"Hn jangan disini Baka!tidak lama lagi Sakura datang!"Tegur sasuke
"memangnya kenapa?biar saja Sakura-chan melihat uhhmpp"Naruto melumat bibir Ino,
"ummmphhh"Ino pun membuka mulutnya dan memberi akses agar Naruto menjelajah lebih dalam.
"umphh kau s**a Ino?"tanya Naruto disela sela ciumanya
"ummphhhh"hanya suara itu yang dapat Ino keluarkan
Saat mereka sedang asik bermain,tok tokterdengar seseorang mengetuk pintu
"Hn,dobe berhentilah,itu pasti Sakura yang datang,kalau kau tidak berhenti akan kubunuh kau"Sasuke mendeathglare Naruto
"tch,baiklah teme"Naruto pun melepaskan ciumannya dengan Ino
Dan Ino pun mulai merapikan Tshirt yang sedikit terbuka dan berantakan akibat ulah Naruto tadi.
"Masuklah Sakura-chan!"Naruto berteriak.
Sakura pun membuka pintu Kediaman Uchiha Itu
(A/N Disini Naruino Dan Sasusaku,berniat untuk mengerjakan tugas yang diberikan Guru mesum itu A.k.a Kakashi Sensei,di kediaman Sasuke,Hinatapun satu kelompok dengan mereka,tapi hinata tidak datang.karna harus menjaga Kaachan nya dirumah sakit,kalaupun Hinata datang dia akan sedih melihat pasangan NaruIno)
"tch,tidak ada yang membukakan pintu untukku"Sakura mengomel tidak jelas didepan pintu
"Hn" seru Sasuke
"Hey Sasuke-kun apa tidak ada kata lain selain 'hn'?"Protes Sakura sambil berjalan menghampiri Sasuke
"tidak ada"jawab sasuke ketus
"menyebalkan sekali"Sakura sudah duduk disebelah Sasuke
"Hey Dobe kau ini jangan pacaran terus!"Sakura mendeathglare Pasangan Naruino yang sedang bermesraan itu
"hehehe baiklah Sakura-chan"Naruto nyengir lebar
"tch dasar kau jidat!seenaknya saja kalau bicara!"timpal Ino
"Dasar kau pig rambut ekor kuda"ejek Sakura
"Jidat lebar!!" mereka berdua sekarang sudah berhadapan dan saling mendeath glare
"hih" Naruto hanya bisa bergidik ngeri
"tch"Sasuke mendecih
"tch"Sakura pun ikut mendecih dan memalingkan wajah dari Ino
"kerjakan tugas baka!jangan berdebat seperti itu !"tiba-tiba Sasuke angkat bicara
"YOSH!!!!"Teriak Naruto. Sasuke hanya mengedikkan bahu.
Merekapun mulai mengerjaakan tugas yang diberikan Oleh Kakashi-Sensei
______________________
-Hinata P.O.V-
Aku melangkah cepat menyusuri taman rumah sakit agar bisa kekamar Kaachan lebih cepat.Menurutku,taman bisa dijadikan jalan pintas.kalau menyusuri lobi rumah sakit,butuh waktu lebih lama,apalagi banyak orang yang berlalu-lalang.
Aku menyeruak masuk kedalam kamar kaachan.nafasku terengah-engah karena berjalan secepat mungkin.Kaachan heran melihatku .
Kaachan menyambutku dengan senyumnya.
-Normal P.O.V-
Hinata duduk di sofa yang terletak didekat meja ruang tv dikamar Kaachannya dirawat (A/N kamar kaachan Hinata dirawat adalah ruang VIP,Terdapat tv,kamar mandi,dan sofa)
"Kaachan?"panggil Hinata
"ya sayang?"
"kaachan sep**ang sekolah seorang laki-laki menghampiriku.."Hinata menggantung ucapannya.
"terus?"timpal kaachan hinata
"Dia baik dan juga ceria,dia anak baru pindahan dari Suna,aku rasa aku mulai menyukai dia,Kaachan,apakah ini wajar? padahal baru sekali
aku bertemu dengannya,belum tentu dia menyukai ku juga" Hinata bercerita panjang lebar dan p**inya dipenuhi rona merah
Kaachan Hinata tersenyum lembut 'Akhirnya dia bisa menemukan pengganti Naruto'batinnya
"Itu wajar saja,karna cinta tidak memandang seberapa banyak kita bertemu denganya.siapa tahu dia menyukaimu juga ne Hinata"Kaachanya menyemangati
"kaachan.."Hinata blushing dan menatap lembut kaachannya
-Hinata P.O.V-
Kaachan begitu ceria dan masih sempat tersenyum walau pun dia sedang sakit,dia tegar dan tabah,itu yang aku s**a dari kaachan,dan lelaki itu mirip sekali dengan kaachan,sangat ceria,dan senyumnya terlihat tulus.
To be Continued
minta kritikan dan sarannya
Tidak menerima FLAME :'V