30/12/2018
Mau HEMAT, jadi tidak CERMAT?
Bagi beberapa orang dan Perusahaan ada beberapa pertimbangan dalam memilih trainer, dominan diantaranya karena Harga yg murah.
Pasti anda pernah mendengar istilah ini "Ada Harga Ada Kualitas". Walau tidak selalu berbanding lurus dalam dunia training istilah ini benar adanya. Antara trainer yang berjualan menawarkan jasanya sendiri dengan trainer yang dijual oleh Konsultan memiliki perbedaan signifikan sekali.
Saat anda dan Perusahaan memakai jasa Trainer personal maka ada 2 risiko yang harus siap ditanggung:
1. Efektivitas Training karena Jam Terbang Trainer yg masih terbatas, biasanya trainer jenis ini mengambil semua job yg ada cukup dengan modal nekat dan paham kulit dari keilmuannya tanpa pernah praktek dalam pengalamannya. Yg penting udah certified Training for Trainer.
2. Tujuan dan Sasaran Training tidak tercapai, beberapa karyawan di perusahaan menganggap training hanyalah formalitas kerja dan anggapan ini benar adanya karena metode yang dilakukan training itu2 saja tanpa ada review hasil training dan inovasi saat training dilaksanakan.
2 risiko diatas sebenarnya dapat diminimalisir dengan menggunakan jasa lembaga Training yg sudah berpengalaman, Kredibel serta Bertanggung Jawab (Garansi Training).
Masa iya??
Risiko 1 terjadi karena trainer tidak punya tim support yg akan membantu saat pelaksanaan pelatihan, selain itu jam terbang trainer sudah pasti lebih baik karena lembaga konsultan tidak akan ambil risiko jika trainer masih sangat hijau untuk mengajar di kliennya. Selain itu trainer di lembaga konsultan lebih memiliki INTEGRITY, karena proses seleksi mjd trainer associate cukup ketat dan tidak mudah.
Risiko ke 2 terjadi karena biasanya trainer Personal tidak memiliki waktu dan rekan yg akan melakukan "EVALUASI" terhadap hasil training dan kurangnya improvisasi dengan metode yg dijalankan karena hanya sebatas mengikuti kemauan KLIEN semata.
Terkait metode Training akan kita bahas pada kesempatan lain.
♡Salam 1 Jiwa♡