Mari bersama-sama kita membangun kreatifitas & kredibilitas buat MOONRAKER Ingat bkn pertikaian atau perkelahian & kenakalan remaja yg kita besarkan melalui nama MOONRAKER dan prestasi yg kita raih slama 32th jgn kau kotori namamu dengan kriminalitas Klub motor ini didirikan oleh 7 orang pemuda yang berasal dari kota Bandung diantaranya Uci, Anjar, dan Aul pada tanggal 28 Oktober 1978 yang sebelum
nya menamakan kelompoknya dengan nama Moonwalker. Nama Moonraker sendiri diadopsi dari nama sebuah judul film James Bond pada Tahun 1979 yang sedang hits pada saat itu. Sejak masuk menjadi anggota IMI Jabar 2007 yang sebelumnya ikut mendirikan IMI Jabar tahun 1988, Moonraker adalah sebuah club sport otomotif hobi, dimana didalamnya terdapat para anggotanya mempunyai prestasi luar biasa di kancah olah raga road race, terbilang seorang Beny Baonk dedengkot pembalap roda dua yang malang melintang hingga sampai saat ini, Irvan Octavian pun pernah mengenyam Moto GP 1997 dan juara umum 1 yamaha cup dari tahun 1993 sampai 1996. Ahmad Black, Deden Gantar dan sederet nama-nama lain yang malang melintang didunianya. Kalau M2R nama sandi club otomotif ini diakui eksistensinya di Indonesia. Dengan jumlah ribuan anggota yang tersebar diseluruh Indonesia, Jepang, Singapore, Malaysia, Timor leste dan beberapa Negara lainnya, itu salah satu bukti bahwa club ini sangat potensial dalam mencari bibit-bibit baru untuk memajukan prestasi club tersebut di Jabar sebagai homebase nya dan semua wilayah, sebagai bukti keberhasilan pembibitan anggota kearah yang lebih baik. Selain mengutamakan prestasi dalam berlomba khususnya mengenai balapan, Moonraker juga kerap melakukan berbagai kegiatan seperti bhakti sosial, touring, dan kegiatan lainnya yang dianggap penting untuk kemajuan organisasi. Klub ini memiliki motto “One for all all for one” yang terinspirasi dari kegagahberanian 3 orang kesatria/panglima perang (Three Musketeers). Serta kata “Wanieun” juga seringkali menjadi salah satu ciri khas dari salam dan motto club ini. Moonraker mempunyai bendera berwarna Merah, putih dan biru (urutan dari atas ke bawah) dan mempunyai logo yang berupa bermacam-macam lambang. Lambang pertama yang menjadi icon dari klub motor Moonraker adalah lambang "Serigala" yang diartikan sebagai simbol Pemberani (Wanieun:Sunda). Kata Wanieun seringkali dipakai untuk ciri khas sebuah tanda salam dan motto dari para anggota club ini. Arti lain lambang serigala dapat diartikan sebagai simbol semangat, persatuan, kecepatan dan kebersamaan/solidaritas. Lambang kedua Moonraker terdiri dari “Sepasang Sayap Garuda” lambang yang hampir sama dengan lambang sayap pada simbol Negara Indonesia. Hal ini menunjukkan organisasi klub motor Moonraker adalah bagian dari negara Indonesia dan cinta Indonesia. Sayap dari lambang Moonraker berjumlah 14 bulu pada masing-masing sayap dan jika dijumlahkan menjadi 28 bulu yang mengingatkan berdirinya organisasi tersebut pada tanggal 28 Oktober 1978. Burung garuda dilukiskan sebagai burung rajawali seutuhnya dimana kepakan sayapnya yang sangat kuat. Maka sayap garuda sendiri pun dianggap sebagai simbol Kekuatan. Lambang ketiga, Mata rantai yang terdapat pada lambang Moonraker melambangkan unsur generasi penerus yang turun temurun dan tidak akan pernah terputus. Didalam mata rantai tersebut terdapat tulisan M2R yaitu singkatan atau nama sandi dari Moonraker. Lambang keempat Moonraker terdapat Pita yang menyerukan semboyan “Bandung Speed Maniac” (Anak-anak Bandung yang maniac akan sebuah kecepatan). Semboyan ini terbukti dengan banyaknya prestasi yang diperoleh oleh anggota dalam ajang perlombaan balap motor. Sekitar tahun 2008 semboyan itu diganti menjadi “Jabar Sport Club” yang dapat diartikan sebagai Klub motor di Jawa Barat yang menjunjung Sportifitas dan kini semboyan itu berubah menjadi “Indonesia Sport Club”. Kemudian keempat lambang itu disatukan dalam sebuah Tameng yang dianggap sebagai simbol dari Perlindungan diri. Logo Moonraker hanya boleh digunakan oleh anggota resmi. Anggota resmi Moonraker adalah orang yang sudah mempunyai Kartu Tanda Anggota dari organisasi klub motor Moonraker. Untuk simpatisan dan pendukung klub ini tidak boleh memakai logo Moonraker. Moonraker memiliki beberapa sekutu dari klub motor lain bahkan geng motor. RPM misalnya, RPM didirikan oleh beberapa anggota dari Moonraker. RPM atau Racing Pilot of Moon berasal dari bahasa Inggris yang berarti joki yang berasal dari bulan, mempunyai bendera berwarna hijau tua, hijau muda, dan putih (urutan dari atas ke bawah) Selain RPM ada DGR (Divinity Glorious Rhibert) yang memakai bendera biru, merah, dan hijau (urutan dari atas ke bawah), selain beranggotakan pria, Moonraker juga mendeklarasikan Lemoon (Ladies Moonraker) yaitu klub motor yang dikhususkan bagi anggota wanita yang didirikan oleh siswi SMU Angkasa pada tahun 2006 di Bandung. Tetapi pada tahun 2010 Lemoon mengganti namanya menjadi Moonshine. Persyaratan Anggota Moonraker :
1. Minimal memiliki Kartu Pelajar / Kartu Penduduk / Surat Izin mengemudi (Minimal Usia 16 Tahun).
2. Tidak terlibat dengan organisasi lainnya yang bertentangan dengan Moonraker Indonesia atau organisasi yang dilarang oleh pemerintah.
3. Bersedia untuk tunduk dan patuh terhadap Anggaran Dasar Moonraker Indonesia, Anggaran Rumah Tangga Moonraker Indonesia, dan peraturan organisasi Moonraker Indonesia.
4. Mengikuti masa orientasi calon anggota dan masa orientasi anggota (MOKA dan MOA) yang diadakan oleh pengurus Moonraker Indonesia baik ditingkat Pusat, Provinsi, dan Wilayah. (baca lebih sedikit)